Pentingnya Menata Niat bagi Para Penghafal Qur'an


Akhir-akhir ini sedang tren menghafalkan Al-Qur'an di Masyarakat Indonesia semakin meningkat. Bukan hanya yang usia dini bahkan orang tua pun mulai banyak yang menghafalkan Al-Qur'an. 

Dengan banyaknya minat menghafal Al-Qur'an para orang tua mulai gemar menitipkan anaknya ke rumah tahfidhz dan berharap anaknya menjadi hafidz dan hafidzoh.

Tren positif ini juga disambut dengan mulai terbukanya lembaga atau instansi tertentu dengan memberi kesempatan kepada para penghafal Qur'an untuk diterima tanpa tes serta mendapatkan beasiswa. Berbagai sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan memberikan perhatian lebih kepada para hafidz dan hafidzoh.

Oleh karena itu khususnya lembaga pendidikan membuat kurikulum tahfidzul Qur'an dengan tujuan peserta didiknya mampu menghafal Qur'an. Siswa yang hafal Al-Qur'an dinilai sebagai anak yang cerdas dan memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan yang lain.

Menghafal Al-Qur'an merupakan hal yang mulia. Tetapi kalau hafalannya hanya dijadikan profesi untuk meraih hajat hidup tentu harus diluruskan niatnya. Karena menghafal Al-Qur'an adalah tujuan utamanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk menjaga ayat-ayat Allah. 

Menurut ibu Hj. Sonah hafidzoh asal Desa Dukuh Kecamatan Indramayu mengingatkan kepada orang tua dan calon penghafal Qur'an untuk menata niat dengan benar saat akan memulai menghafal Al-Qur'an. Jangan sampai mempunyai niat untuk mendapatkan hal-hal yang bersifat keduniawian.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nelayan Indramayu Selamat dari Maut Usai Kapal Ditabrak Tongkang

Masjid Pusaka Baiturrahmah, Masjid Tertua di Indramayu Sejak 1527 Masehi

TIPS MENGATASI ANAK KECANDUAN HANDPHONE