Tips Mendidik Anak Usia Dini dengan Tepat
Selama masa pandemi banyak aktivitas orangtua berada di rumah, maka pastinya akan selalu bertemu dengan anaknya.
Apagi yang memiliki anak usia dini oran gtua hatus memberikan pendampingan pada anaknya. Hanya saja harus bisa berbagi waktu antara bekerja dan keluarga.
Seperti apakah mendidik anak di usia dini dengan tepat?. Anak usia dini selain aktif, ia juga penuh dengan sesuatu hal yang ingin diketahui.
Terkadang tingkah anak sulit diatur sehingga membuat orang tua tidak sabar dan muncul emosi. Namun orang tua hendaknya menahan diri agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.
Orang tua hendaknya menyadari bahwa cara mendidik anak usia dini berbeda dengan usia remaja dan dewasa.
Hal ini disebabkan anak usia dini masih dalam tahap perkembangan otak yang masih belum sempurna, maka hendaknya orangtua jangan heran kadang belum mamou memahami apa yang diinginkan anak.
Berikut ini tips mendidik anak :
1. Beri Kasih Sayang yang Cukup
Memberikan kasih sayang kepada anak merupakan kebutuhan utama yang diberikan orang tua kepada anak. Namun tidak berlebihan dan juga tidak pula otoriter.
Orang tua dapat mengekspresikan rasa kasih sayang secara langsung, dengan memberikan senyuman kepada anak-anak atau juga bisa mengucapkan "Ibu atau ayah sayang kamu nak" sesaat sebelum tidur dan bangun tidur.
2. Bermain Bersama
Bermain bersama dengan anak merupakan hal wajib dilakukan ketika berada di rumah, usahakan orang tua tidak membawa pekerjaan di rumah. Sehingga ketika sudah berada di rumah ada waktu bermain dengan anak-anak.
Hal ini bertujuan supaya kedekatan emosional antara anak dan orang tua bisa terbangun dan dekat.
3. Memberikan Pujian
Ketika anaknya melakukan sesuatu hal yang positif hendaknya orang tua memberikan pujian. Karena dengan memberikan pujian rasa percaya dirinya akan tumbuh dengan baik.
4. Bersikap Terbuka dengan Anak
Anak-anak sangat senang bercerita tentang sesuatu hal yang telah ia lakukan, oleh karena itu orang tua harus memberikan respon terhadap anak dengan memberikan tanggapan positif.
Ajak anak untuk sering berkomunikasi tantang kegiatan yang telah ia lakukan ketika berada di sekolah atau juga di sekitar rumah.
5. Berikan Contoh yang Baik
Orang tua merupakan figur, oleh karena itu orang tua harus memberikan contoh yang baik. Dengan begitu anak akan menetapkan standar perilaku bagi dirinya sendiri dengan cara mengamati orang nya.
Oleh karena itu orang tua harus memberikan contoh yang baik di depan anaknya. Misalnya dalam hal sopan santun, rajin beribadah, rajin bekerja, rajin membersihkan rumah.
6. Gunakan Kata-kata Positif
Ketika orang tua memberikan kewajiban dan tanggung jawab kepada anak, hindari dengan mengatakan kata "jangan" ketika melarangnya. Sebaiknya gunakan bahasa kata yang positif seperti kalimat anjuran dan bukan kalimat yang bersifat suruhan.
Komentar
Posting Komentar